Apa itu NPWP? Dan Apa Fungsi NPWP? Simak Berikut Ini!

Fungsi NPWP

Pajak merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan kita sebagai warga negara Indonesia. Salah satu hal yang perlu kita pahami sebagai wajib pajak adalah NPWP. Fungsi NPWP ini sangat menguntungkan dalam kehidupan sehari-hari.

NPWP juga memiliki peran penting dalam pelaporan pajak dan kepatuhan perpajakan. Tanpa NPWP, Anda tidak bisa melaporkan pajak dan bisa terkena sanksi yang berat dari pihak otoritas pajak.

Nah, lantas apa sih sebenarnya NPWP itu? Dan apa saja manfaat memilikinya?

Sebenarnya, Apa Itu NPWP?

Nomor Pokok Wajib Pajak atau disebut sebagai  NPWP merupakan nomor tanda wajib pajak. NPWP ini diberikan kepada individu atau kelompok, sebagai identitas untuk mempermudah mereka dalam mendapatkan hak dan kewajiban sebagai pemilik bisnis.

Pada umumnya, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) memiliki 15 digit kode unik yang terdiri dari 9 digit kode wajib pajak dan 6 digit kode administrasi perpajakan.

Baca juga: Gross Up PPh 23, Salah Satu Metode Pemotongan Pajak

Seperti halnya KTP dan SIM, kode pada NPWP juga dibuat berbeda. Sebab, didalamnya berisi identitas wajib pajak secara lengkap. Selain tujuan tersebut, manfaatnya agar kartunya tidak tertukar dengan milik orang lain. 

Berdasarkan informasi yang beredar, NPWP perlu dimiliki oleh WNI dan WNA yang masuk ke dalam kategori wajib pajak. Penggunaannya adalah untuk kepentingan administrasi yang berkaitan dengan perpajakan. 

Beberapa Fungsi NPWP yang Paling Penting

Dalam penerapannya, NPWP terbagi menjadi dua yaitu NPWP pribadi dan NPWP badan. Perbedaannya terletak pada bentuk badan usaha dari wajib wajak. Meski hanya berupa kartu, tetapi penting untuk dimiliki karena berkaitan dengan hak kewajiban. Lebih lanjutnya, berikut penjelasan mengenai fungsinya:

  • Pada NPWP terdapat kode unik yang dapat digunakan untuk mempermudah memproses berbagai keperluan perpajakan. Dengan memilikinya juga, data pajakmu tidak akan tertukar dengan milik orang lain. 
  • Pada saat membayar pajak, ada kejadian seorang wajib pajak membayar pajak dengan nominal lebih dari seharusnya. Dalam kondisi seperti itu, Anda dapat mengajukan restitusi. Tetapi perlu diingat, restitusi pajak memerlukan NPWP. 

Berdasarkan pembahasan tersebut, terlihat bagaimana pentingnya fungsi NPWP. Apabila Anda ingin memproses NPWP tetapi bingung harus bagaimana, silahkan melakukan konsultasi pada JT Consulting. Jangan khawatir, orang-orang di baliknya memiliki kemampuan mumpuni dalam bidang terkait, jadi hasilnya tidak diragukan lagi!

Scroll to Top
Open chat
1
Welcome to JT Consulting, consult with our friendly team today for your designated business solutions.